Kabar BUMN - Banyak yang beranggapan kemampuan dasar pertolongan pertama hanya diperlukan dokter, perawat, palang merah, dan tenaga medis lainnya. Padahal kemampuan ini diperlukan setiap orang.
Dengan menguasai kemampuan ini kita bisa membantu diri dan orang lain yang mengalami sakit atau kecelakaan.
Dalam kondisi medis darurat, kemampuan ini bahkan sangat bermanfaat guna menyelamatkan nyawa orang. Berikut jenis-jenis dan teknik dasar pertolongan pertama.
Pertolongan pertama pada kulit terbakar
Saat kulit terbakar atau melepuh akibat bersentuhan dengan benda panas atau terkena minyak panas, yang perlu dilakukan adalah mendinginkan area tubuh yang terbakar.
Gunakan kain atau handuk yang sudah dibasahi air dingin kemudian letakkan pada area tubuh yang terbakar.
Hindari mengoleskan salep karena dapat menyebabkan iritasi. Jika cukup parah, hubungi 118 untuk memanggil ambulans.
Pertolongan pertama saat tersayat/terpotong
Yang harus dilakukan saat tangan tersayat ketika menggunakan pisau atau gunting adalah mencuci luka dengan sabun dan air mengalir.
Setelah luka tercuci bersih, segera oleskan salep antiseptik lalu tutup area yang terluka menggunakan perban.
Hindari membersihkan luka menggunakan alkohol karena akan membuat luka terasa panas dan perih seperti terbakar.
Baca Juga: Jasa Raharja Gelar Pencegahan Kecelakaan Sejak Dini
Pertolongan pertama pada memar
Memar terjadi akibat pecahnya pembuluh darah sehingga mengakibatkan darah menggumpal. Dasar pertolongan pertama yang perlu dilakukan ialah dengan mengompres bagian memar dengan es batu.
Cara ini dilakukan untuk mempersempit pembuluh darah yang pecah. Dalam fase 48 jam pertama, kompres selama 20 menit setiap satu jam sekali.