Kabar BUMN - Seiring dengan semakin umumnya penggunaan ponsel, semakin sering juga orang mengirim pesan tertulis atau texting atau chat pada rekan kerja, atasan, atau klien lewat aplikasi chat.
Berbeda dengan mengirim chat kepada anggota keluarga atau teman sepermainan, chat kepada rekan kerja, atasan, dan klien tidak bisa sembarang.
Jangan sampai Anda dianggap tidak sopan atau tidak profesional yang bisa memengaruhi citra diri dan nama baik perusahaan. Ini panduan cara mengirim chat profesional.
Baca Juga: Penting Diketahui! Ini Etika Membalas Surel Bisnis Agar Terlihat Profesional
1. Ucapan salam pembuka
Ketika pertama kali mengirim chat pada klien atau atasan yang tidak dikenal baik, jangan lupa memberikan salam pembuka. Perkenalkan diri lengkap dengan jabatan Anda.
Jangan mengirim hanya dengan tulisan halo atau bahkan cuma dengan satu huruf, seperti H untuk singkatan dari halo.
Orang yang belum mengenal dan mengerti Anda tidak akan memahaminya dan mungkin menganggap chat itu sebagai spam.
Baca Juga: 4 Metode Meningkatkan Kemampuan Berbicara dalam Bahasa Inggris
2. Gunakan tata bahasa yang baik
Bahasa menunjukan karakter seseorang. Jadi gunakanlah tata bahasa yang baik. Bisa pakai bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, pilih yang paling Anda rasa nyaman.
Bahasa Indonesia tidak perlu kaku, yang penting sopan. Ketika mengetik jangan sampai salah ketik. Apalagi salah ketik nama dan jabatan. Ini sifatnya sangat fatal.
Jangan juga terlalu sering menggunakan singkatan. Boleh saja menggunakan bahasa internet yang sudah lazim digunakan seperti asap, otw, atau brb.
Baca Juga: 7 Langkah Agar Presentasi Lebih Menarik dan Tersampaikan Dengan Baik
3. Jangan gunakan emoji
Emoji sebaik tidak digunakan bila Anda belum kenal baik dengan klien atau atasan yang dihubungi.
Kalau sudah cukup dekat boleh pakai emoji namun jangan terlalu banyak. Itupun sebaiknya pilih emoji yang sopan dan tidak berkonotasi negatif apalagi mesum.