Kabar BUMN - Tidak hanya di wajah, orang juga sering mengalami jerawat yang tumbuh di punggungnya. Jerawat yang tumbuh di sini kadang lebih sulit untuk dihilangkan karena banyak orang sering tidak menyadarinya.
Belum lagi posisinya yang sulit dijangkau dan sering tertutup baju, membuat orang kadang mengabaikannya.
Padahal bila tidak diberantas, jerawat punggung akan terus muncul dan jumlahnya bertambah banyak. Selain membuat rasa gatal juga menimbulkan rasa tidak percaya diri.
Baca Juga: Hati-Hati, Bantal Tidur Pun Bisa Memicu Tumbuhnya Jerawat
Akibat kelenjar yang berlebih
Ada beberapa hal yang menyebabkan jerawat di punggung. Seperti juga jerawat di wajah, secara umum, jerawat punggung muncul akibat kelenjar yang berlebih yang keluar dalam bentuk keringat.
Ketika keringat ini menumpuk di permukaan kulit terbentuklah jerawat dengan model whitehead yang bentuknya bintil-bintil putih.
Kalau di wajah, orang dengan mudah saja memencetnya dan akan keluar kotoran seperti nasi putih. Bila dipunggung tentu akan lebih sulit untuk memencetnya.
Baca Juga: Waspada, Posisi Kerja yang Tidak Tepat Bisa Menimbulkan Sakit Punggung. Siasati Sebelum Terlanjur
Keringat yang ditempeli kotoran atau debu yang bertebaran di udara, bila tidak segera dibersihkan bisa menyumbat pori-pori kulit dan muncullah jenis jerawat blackhead.
Semakin sering seseorang berkeringat di punggung sampai bajunya lembab, semakin cepat banyak pula jerawat di punggung yang muncul.
Kondisi ini diperburuk bila orang tersebut jarang menggosok punggungnya saat mandi. Sisa-sisa kotoran yang menempel bercampur dengan air dan ini menjadi tempat yang subur bagi tumbuhnya jerawat.
Baca Juga: 10 Cara Mengurangi Keringat Berlebih di Ketiak Apalagi di Musim Panas
Selain itu, ada faktor lain juga memengaruhi tumbuhnya jerawat di punggung. Antara lain, faktor genetik. Ada beberapa orang punya kecenderungan cepat berjerawat.
Hormon juga ikut mempengaruhi. Mereka yang remaja akan tumbuh jerawat tidak hanya di wajah tetapi juga di punggung.