Sebaiknya seminggu atau dua minggu sebelum memutihkan gigi, sikat gigi menggunakan odol yang mengandung flouride.
Baca Juga: Beberapa Jenis Makanan yang Merangsang Keringat dan Mulut Berbau Tak Sedap
3. Menggosok gigi terlalu kencang
Orang sering terlalu bersemangat menggosok gigi dengan harapan semua kotoran yang menempel segera menghilang.
Padahal mengosok gigi tidak perlu terlalu kencang yang penting gerakan memutar sikat dilakukan dengan benar.
Bila terlalu kencang bisa merusak struktur gigi dan menyebabkan penurunan gusi. Padahal gusi berfungsi untuk menutupi akar gigi.
Baca Juga: Jangan Disepelekan! Bau Mulut dan Sariawan Bisa Pertanda Kanker, Simak Ulasannya
Ini yang kemudian menyebabkan gigi menjadi ngilu. Bila posisi gusi sudah turun tidak bisa diperbaiki lagi.
Satu-satunya cara adalah menjaga kesehatan gusi dan tidak lagi mengosok gigi terlalu kencang.
Baca Juga: 7 Makanan yang Menyebabkan Bau Mulut Usai Dikonsumsi
4. Mengalami infeksi gusi
Banyak orang tidak menyadari gusi mereka mengalami infeksi. Penyakit infeksi gusi atau periondontis adalah salah satu penyakit yang banyak diketahui setelah sudah parah.
Penyakit infeksi gusi berkaitan dengan masuknya bakteri pada celah-celah gigi dan area dalam gusi. Infeksi ini yang membuat gusi bengkak dan ngilu.
Untuk mengatasi hal ini seseorang wajib pergi ke dokter gigi. Dokter akan melakukan perawatan gigi dan gusi yang terkena infeksi.
Baca Juga: Bukan Minum Air Dingin, Ini Kumpulan Tips untuk Menghilangkan Rasa Pedas di Mulut
5. Mengalami infeksi sinus yang berat
Di musim alergi dan flu, infeksi sinus sering terjadi dan bila dibiarkan sering menyebar hingga ke gigi.
Ini terjadi karena sejumlah posisi gigi sangat dekat dengan sinus. Ketika sinus membengkak atau mengalami infeksi, daerah gigi yang dekat dengan sinus ikut terpengaruh pula.