Kabar BUMN - Orang semakin mudah alami burnout. Baik karena tekanan pekerjaan dan dinamika kehidupan sosial.
Ditengarai burnout banyak menyerang milenial dan generasi Z, terutama yang menjelang usia 30 tahun.
Apa itu burnout? Burnout adalah kondisi di mana seseorang mengalami kelelahan luar biasa.
Baca Juga: Saat Lelah di Tempat dan Suasana Kerja Baru, Jangan Ragu Untuk Memotivasi Diri Sendiri: Saya Bisa!
Juga kehilangan minat pada sesuatu yang dulu disukai dan pada akhirnya alami penurunan kinerja di satu periode waktu.
Burnout ini biasanya efek dari stres berkepanjangan yang sudah kronis.
Pendapat penting disampaikan Dr. David Ballard, seorang psikolog dari The American Psychological Assocication.
Baca Juga: Masih Lesu dan Lelah di Pagi Hari Meski Sudah Tidur Lama, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Dikutip dari Forbes, ia mengatakan, seseorang yang mengalami burnout sebelumnya sering stres yang lalu menjadi stres kronis.
Gejala dari burnout bisa tampak secara fisik dan mental.
Gejala fisik antara lain lelah berkepanjangan, sering demam mendadak dan pusing.
Kemudian mengalami masalah pencernaan, sulit tidur, dan tiba-tiba sulit atau sesak napas.
Sedangkan gejala mental antara lain, mudah tersinggung, emosional, negative thinking, dan sering terlihat tidak bersemangat.
Burnout bisa terjadi karena beberapa hal, antara lain:
Baca Juga: Jangan Bergantung Kepada Orang, Anda yang Harus Menjaga Kesehatan Mental Diri Sendiri