Bahkan sejumlah lirik lagu keroncong pun ada beberapa yang menggunakan bahasa Kreol Portugis.
Misalnya kata gatu (kucing), kumi (makan) dan doidu (gila).
Bahasa ini adalah bahasa campuran antara bahasa lokal dengan bahasa Portugis.
Baca Juga: Toko Roti Legendaris di Jakarta, Keberagaman Roti Jadul yang Masih Jadi Favorit Sampai Sekarang
Sayang saja sekarang bahasa itu sudah punah.
Gereja Tertua
Salah satu tempat yang wajib didatangi ketika berkunjung ke Kampung Tugu adalah Gereja Tugu.
Gereja ini salah satu gereja tertua di Jakarta. Dibangun pada tahun 1678 oleh Pdt Melchior Leydecker.
Baca Juga: Angkutan Umum dari Masa ke Masa, Jakarta sempat punya Trem Listrik, Lho
Bangunan gereja yang berdiri tegak saat ini bukan bangunan pertama gereja.
Gereja bangunan pertama rusak dan dibangun ulang pada tahun 1738.
Walau pun lonceng yang ada di sini adalah lonceng asli dari gereja pertama.
Baca Juga: 5 Rumah Ibadah yang Sering Menjadi Tujuan Wisata Religi di Jakarta
Gereja ini sempat pula rusak karena kejadian pemberontakan etnis Tionghoa dan pembantaian orang-orang Tionghoa tahun 1737-1741.
Pada tahun 1737, gereja kembali direnovasi hingga menjadi bentuk yang sekarang.
Saat ini Gereja Tugu sudah menjadi bagian dari cagar budaya dan dilestarikan keberadaannya.***