Sebab, satwa-satwa di Savana Sadengan dibiarkan hidup secara liar.
Baca Juga: Yuk Main ke Padang Mangateh, Padang Savana ala New Zealand, Tempat Wisata Punya Lima Puluh Kota
Diantaranya bahkan ada jenis fauna yang langka dan hampir punah.
Seperti Ajag (Cuon alpines) yang pada 2020 statusnya Endangered Species karena populasinya yang terus menurun.
Hewan tersebut merupakan predator Banteng Jawa (Bos javanicus) yang juga hidup bebas di Savana Sadengan dan.
Satwa lain berstatus rentan atau vulnerable yang hidup di Savana Sadengan adalah lutung budeng (Trachypithecus auratus) dan macan tutul (Panthera pardus).
Ada pula Babi Hutan (Sus scrofa), Kijang (Muntiacus muntjak), Rusa (Cervus timorensis), Monyet Abu-Abu Ekor Panjang (Macaca fascicularis) dan berbagai jenis burung baik lokal maupun migrant diantaranya Leptoptilos javanicus.
Savana Sadengan juga menjadi habitat merak hijau (Pavo muticus), spesies burung yang pada 2020 berstatus Endangered Species dengan sebaran habitat terbatas.
Baca Juga: Bak Negeri Dongeng, Hutan di Banyuwangi Ini Tawarkan Pemandangan Seperti di Alam Lain
Menariknya, pengunjung yang datang ke Savana Sadengan bisa melihat langsung flora dan fauna tersebut yang hidup bebas di alam.
Dengan pengalaman yang ditawarkan, tidak heran bila Savana Sadengan disebut sebagai miniaturnya Afrika.***