ragam

Didirikan Sejak Tahun 1527, Pesona Pelabuhan Zaman Kolonial Ini Terus Melegenda

Rabu, 15 November 2023 | 10:00 WIB
Kapal-kapal phinisi di Pelabuhan Sunda Kelapa yang sejak dulu hingga sekarang masih menjadi pelabuhan penting. (indonesia.tourism.com)

Bila pelabuhan Tanjung Priok untuk pelabuhan kapal penumpang dan kapal peti kemas ukuran besar, di Sunda Kelapa terbatas pada kapal ukuran kecil.

Pengunjung diperbolehkan masuk ke tempat ini. Asal hati-hati karena banyak truk yang membawa peti kemas.

Baca Juga: Jajaran Galeri Seni di Jakarta, Paling Tua Masih Galeri Nasional Indonesia, Tetapi yang Paling Terkenal...

Kapal Phinisi
Salah satu pesona dari Pelabuhan Sunda Kelapa adalah keberadaan kapal phinisi.

Di sini berjejer sejumlah Kapal Phinisi tua yang dibuat pelaut dari Sulawesi Selatan.

Ciri khas kapal ini adalah tiang kembar yang tinggi menjulang. Lambung kapalnya pun di cat warna cerah.

Baca Juga: 6 Spot Bersepeda di Jakarta yang Aman untuk Keluarga

Perahu-perahu ini digunakan untuk mengirimkan barang ke seluruh pulau di Indonesia.

Bila beruntung, pengunjung bisa minta untuk melihat masuk ke dalam.

Dari kejauhan pun bisa berfoto-foto dengan latar belakang gambar kapal phinisi atau kapal-kapal lain yang mengangkut peti kemas ukuran kecil.

Baca Juga: Di Jakarta Juga Bisa Melihat Sunset, Ini Rekomendasi Tempat-tempatnya. Ada yang Gratis Juga, Lho

Pelabuhan Sunda Kelapa buka 24 jam, tetapi jam terbaik datang ke sini di pagi hari.

Di jam ini belum terlalu terik dan tidak banyak truk-truk yang lalu lalang.

Saat terbaik lainnya saat matahari terbenam, karena pemandangannya sangat cantik.

Tiket masuk Rp 2500 per orang. Tiket masuk motor Rp3.000 dan mobil Rp4.000.

Halaman:

Tags

Terkini