ragam

Sanghyang Kenit, Wisata di Pinggir Sungai Citarum dengan Bebatuan Berusia Ribuan Tahun

Rabu, 27 Desember 2023 | 07:00 WIB
Aliran air di Sanghyang Kenit tidak hanya berasal dari sungai Citarum tapi juga dari air Waduk Saguling. (nativeindonesia.com)

Baca Juga: Budget Liburan ke Pantai Pangandaran Jawa Barat Bisa Lebih Hemat Lho, Yuk Ikuti Tips-tips Ini!

Orang sering datang untuk menikmati arung jeram atau body rafting.

Aliran airnya tidak hanya berasal dari sungai Citarum tapi juga dari air Waduk Saguling.

Arusnya cukup deras tetapi juga tidak berbahaya sehingga cocok dan aman untuk arung jeram.

Baca Juga: Bandung Rasa Canggu, Kala Cabin Chill Tawarkan Sensasi Menginap Seperti di Bali, Vila Aesthetic Ini Cocok untuk Tahun Baru Bersama Teman atau Keluarga

Susur goa
Daya tarik lain di Sanghyang Kenit adalah batu-batuan purba di sepanjang sungai Citarum.

Aliran airnya menghasilkan batu stalaktit dan kemudian membentuk gua.

Pengunjung bisa melakukan susur goa dan melihat aneka bentuk batuan.

Gua yang terkenal Sanghyang Tikoro. Bagi yang ini mencoba susur goa, harus ditemani pemandu khusus.

Baca Juga: Babakan Siliwangi City Forest, Tempat Wisata Alam Tanpa Tiket Masuk di Bandung, Keliling Hutan di Tengah Kota

Tempat kamping
Pemandangan indah dan sungai yang bersih membuat tempat ini juga dijadikan sebagai tempat kamping.

Di akhir minggu banyak pengunjung berkemah dan dilanjutkan dengan arung jeram dan body rafting.

Sanghyang Kenit buka setiap hari dari jam 07.00-16.00 WIB.

Baca Juga: Kamping Maksimal di Jungle Milk Bandung, Tempat Kamping Dalam Hutan yang Private dan Tanpa Sinyal Ponsel

Tiket masuk Rp8.000 per orang. Tiket arung jeram, susur goa, dan body rafting Rp150.000 per aktivitas.

Halaman:

Tags

Terkini