Bukan di tanggal 1 Januari, kaum Yahudi merayakan tahun baru pada bulan ke tujuh (bulan Tisyri) kalender Yahudi.
Baca Juga: 5 Parade Natal atau Christmas Parade Terbaik di Seluruh Dunia
Tradisi ini kemudian dibawa masyarakat Yahudi yang melakukan imigrasi ke berbagai negara.
Pada perkembangannya tradisi meniup terompet pun dilakukan pada tanggal 1 Januari.
Baca Juga: Kota-kota di Indonesia yang Selenggarakan Car Free Night di Malam Natal dan Tahun Baru
Pesta kembang api
Tradisi menyalakan kembang api pada perayaan malam tahun baru ternyata sudah ada sejak berabad-abad lalu.
Ini disertai dengan menyalakan kembang api dan menabuh drum atau gendang.
Mitos mengatakan suara kencang dari drum dan ledakan kembang api akan mengusir roh-roh jahat di sekeliling.
Baca Juga: Rekomendasi Gunung yang Cocok untuk Mengejar Matahari Terbit Pertama di Tahun Baru
Tahun yang baru pun akan bersih dari roh-roh jahat ini.
Kembang api sendiri sudah ada sejak abad ke 7 di Cina dan kemudian dibawa ke benua Eropa di abad 12.
Kala itu penjelajah Marco Polo pulang ke Italia dan membawa serta kembang api ke negaranya.
Dari situ popularitas kembang api menyebar ke seluruh negara di Eropa dan dunia.***