Kabar BUMN - Salah satu ciri khas perayaan tahun baru China atau Imlek adalah hadirnya tarian singa atau Barongsai.
Barongsai merupakan tarian tradisional China yang ditampilkan oleh sejumlah orang dengan menggunakan kostum menyerupai singa.
Pada pertunjukan Barongsai terbagi menjadi dua jenis, yaitu utara dan selatan.
Singa Utara biasa disebut Peking Sai di Indonesia, memiliki surai ikal dan berkaki empat.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Fasilitasi Pembelian Kredit Karbon untuk Penerbangan Netral Karbon
Sedangkan singa selatan yang lincah memiliki sisik dengan jumlah kaki bervariasi antara dua atau empat dan dilengkapi tanduk.
Singa Selatan terbagi lagi menjadi dua jenis yaitu Fut San dan Hok San.
Fut San memiliki ciri-ciri tanduk lancip, mulut seperti bebek, yang tinggi, dan ekor yang lebih panjang.
Sedangkan Hok San memiliki ciri-ciri moncong ke depan, tanduk tidak lancip, dan ekor yang lebih kecil.
Pada zaman dahulu tarian Barongsai bukan sekedar pertunjukan yang sifatnya menghibur.
Baca Juga: Land’s End Melengkapi PIK 2 dengan Warna Baru dan Mercusuar Unik yang Berdiri Kokoh di Tepi Pantai
Pertunjukan Barongsai dulunya digunakan sebagai bentuk ritual doa untuk mendapatkan keberuntungan dan mengusir roh jahat.
Selain itu, Barongsai juga dipercaya bisa melindungi warga keturunan China dari berbagai bahaya yang mengancam.