Puncak Suroloyo juga memiliki kaitan sejarah dengan Kerajaan Mataram Islam.
Baca Juga: Digitalisasi Proses Penjaminan, Jamkrindo Meluncurkan Aplikasi J@De
Pada malam satu suro atau muharam, banyak pengunjung yang berkemah di Suroloyo.
Selain menikmati sensasi camping di Puncak Suroloyo, ada juga pengunjung yang sambil melakukan tapa atau semedi, meminta kepada yang kuasa agar keinginannya tercapai.
Di Suroloyo juga banyak tempat-tempat mitos yang merupakan pusat metologis seperti Puncak Suroloyo sendiri, yang menurut kepercayaan umat hindu merupakan kahyangan para dewa.
Baca Juga: Selalu Hadir di Perayaan Imlek, Yuk Intip Resep Mudah Membuat Kue Keranjang
Ada juga Sendang Simbarjoyo, sendang atau mata air yang di keramatkan oleh warga Pedukuhan Keceme yang sekaligus menjadi sumber pengairan sawah warga.
Lalu Pertapan Mintorogo, merupakan tempat bertapanya tokoh pewayangan yaitu Janaka mendapatkan senjata berupa panah pada masa perang Bharatayudha yang digunakan untuk mengalahkan Raja Newatakawaca.
Nama Mintorogo yang diambil dari Kyai Ajar Mintorogo, yang memiliki arti kehidupan yang sederhana.
Baca Juga: 5 Kota Terdingin di Indonesia dengan Kondisi Alam yang Asri, Bebas dari Overtourism
Ada pula Sendang Kadiwatan sebagai tempat pemandian para dewa, Sendang Kawidodaren yang merupakan sendang yang digunakan untuk mandi para widodari saat turun ke bumi yang saat ini digunakan untuk jamasan pusaka.
Enceh Suci yang dikenal sebagai petilasan bekas masjid kuno dengan peninggalan berupa padasan yang digunakan untuk sesuci atau wudhu pada jaman dahulu.
Dan Gandik Aji, tempat keramat berupa batu menyerupai Gandik (tempat ziarah para warga Keceme bahkan orang di luar Keceme semua hanya mencari berkah menurut warga setempat).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Beri Apresiasi Polda Sumut Atas Terungkapnya Pengoplosan LPG
Dengan keindahan alam yang luar biasa serta berbagai cerita mitosnya, tentunya Puncak Suroloyo menjadi destinasi yang wajib dikunjungi di Kulon Progo.