Dulunya, di kawasan ini terdapat sungai yang airnya berwarna kuning dan banyak batu-batu licin.
Baca Juga: Menyeruput Kopi Sambil Menikmati Indahnya Gunung Merapi di Warung Kopi Merapi, Yogyakarta
Hal itu pula yang mendasari penamaan tempat ini sebagai Plunyon Kalikuning.
Sungai ini juga digunakan warga sekitar untuk irigasi persawahan di sekitarnya.
Namun, tempat ini terdampak saat Gunung Merapi mengalami erupsi pada 2010 silam.
Kini, sungainya hanya mengalirkan sedikit air.
Tanaman liar yang tumbuh di sekitarnya semakin menutupi sungai ini.
Kendati demikian, di balik musibah tersebut, kini Plunyon Kalikuning justru menjadi destinasi wisata yang mampu memutar roda ekonomi warga di sekitarnya.
Sejak menjadi destinasi wisata, dibangun berbagai wahana untuk menarik lebih banyak wisatawan.
Adapun, untuk menikmati keindahan alam di Plunyon Kalikuning ini, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk sebesar Rp6.000 di pintu gerbang wisata.
Namun, untuk masuk ke kawasan jembatan masih dikenakan biaya masuk lagi sebesar Rp8.000.
Harga tersebut sepadan dengan pemandangan alam menakjubkan yang tersaji di Plunyon Kalikuning.***