ragam

6 Jenis Wayang di Asia Tenggara, Bukti Adanya Hubungan Sejarah Kawasan Ini di Masa Lalu

Senin, 19 Februari 2024 | 17:00 WIB
Wayang kulit diperkirakan sudah ada sejak zaman Dyah Balitung pada tahun 898 Masehi. (britannica.com via kompasiana.com)

Kabar BUMN - Wayang merupakan satu dari ratusan bahkan ribuan warisan budaya Indonesia.

Di Indonesia sendiri wayang memiliki banyak ragam, mulai dari wayang kulit, golek, hingga orang.

Yang jarang diketahui, wayang tidaklah eksklusif milik bangsa Indonesia.

Baca Juga: Kawasan Tradisional Rumah Marga Tjhia, Warisan Cagar Budaya yang Kental Budaya Tiongkok di Singkawang. Bisa Beli Choi Pan Terenak Juga di Sini

Beberapa negara di kawasan Asia Tenggara pun punya wayang dengan bentuk yang sedikit berbeda.

Kesamaan wayang Indonesia dengan negara lain adalah cerita-nya.

Umumnya cerita-cerita wayang di Asia Tenggara ini mengambil dari kisah Mahabrata dan Ramayana.

Baca Juga: Lestarikan Seni Tradisional, Pertamina Gelar Lomba Kentongan Tek-tek di Cilacap

1. Sbek Thom
Sbek Thom merupakan jenis wayang dari Kamboja.

Wayang dipentaskan dengan menggunakan boneka setinggi 2 meter yang terbuat dari kerawang kulit.

Saat mementaskan sbek thom, ada musik dan tarian yang mengiringinya.

Pada masa rezim Khmer Merah, Sbek Thom nyaris hilang tetapi sejak tahun 1979 bangkit lagi.

Baca Juga: Daftar Tempat di Asia Tenggara yang Baru Masuk Situs Warisan Dunia UNESCO, Salah Satunya Ada di Yogyakarta

2. Wayang kulit kelantan
Disebut sebagai wayang kulit kelantan karena kesenian ini ada di daerah Kelantan.

Dan juga negara bagian Malaysia sebelah timur, terutama di Johor, Kedah dan Perlis.

Halaman:

Tags

Terkini