Pelajari sedikit bahasa daerah, bahasa gaul setempat atau bahasa negara tersebut.
Paling tidak pelajari kata-kata sederhana seperti terima kasih, apa kabar, selamat pagi, dan selamat malam.
Ketertarikan pada bahasa setempat bisa membuat orang tertarik untuk membuka komunikasi dengan Anda.
4. Jangan sibuk dengan ponsel
Orang sering malas mendekati orang asing karena khawatir mengganggu kesibukan orang tersebut.
Karenanya jangan terlalu sibuk dengan ponsel. Coba untuk melihat sekeliling, perhatikan aktivitas orang lain.
Dengan cara ini orang pun menyadari Anda bisa sedikit diganggu atau diajak mengobrol.
Baca Juga: 5 Tantangan yang Sering Dialami Solo Traveler dan Cara Mengatasinya
5. Gunakan sesuatu yang memancing rasa ingin tahu
Ketika sedang berlibur, cobalah untuk menggunakan satu baju atau barang yang bisa memancing rasa ingin tahu orang.
Misalnya mengenakan batik. Bisa juga memasangkan pin bendera Indonesia atau pin khas kota asal di ransel.
Ini akan jadi awal untuk membuka percakapan dengan orang asing.
Baca Juga: 7 Tips Menjadi Backpacker Solo: Cara Maksimalkan Waktu Liburmu Sendirian Jadi Menyenangkan
6. Bahasa tubuh yang ramah
Tanpa disadari beberapa orang memiliki body language yang tertutup dan ekspresi yang masam.
Ini sering membuat orang malas berkenalan.
Bahasa tubuh seperti menunduk atau tangan dilipat di depan dada membuat orang tidak ingin mendekat.
Ketika duduk cari tempat di tengah, bukan di balik tiang atau sudut yang tersembunyi.***