Untuk memasuki benteng ini harus melewati bagian revaline (kepala kura-kura) yang dihubungkan dengan jembatan yang dulunya bisa diangkat untuk mengantisipasi serangan.
Meski demikian, saat ini Benteng Marlborough sudah tidak digunakan sebagai penjara dan gudang senjata.
Namun sebagai objek wisata sejarah.
Keindahan Fort Marlborough juga disertai dengan beberapa kisah mistis didalamnya.
Yakni mulai dari tahanan yang menulis kisah pilunya didinding tembok dengan darahnya hingga meninggal.
Sampai penampakan sosok perempuan bule yang menggenakan pakaian putih ala orang Eropa menjelang maghrib di Fort Marlborough ini.