Menilik Benteng Marlborough di Bengkulu, Benteng Peninggalan Penjajah Inggris Seluas 44.000 M2

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Minggu, 24 Maret 2024 | 13:30 WIB
Menilik Benteng Marlborough di Bengkulu, Benteng Peninggalan Penjajah Inggris Seluas 44.000 M2 (Jennaira)
Menilik Benteng Marlborough di Bengkulu, Benteng Peninggalan Penjajah Inggris Seluas 44.000 M2 (Jennaira)

 

Kabar BUMN - Di Bengkulu terdapat sebuah bangunan tua yang cukup luas.

Yakni di Jalan. Benteng, Kebun Keling, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Bangunan tersebut merupakan benteng peninggalan Inggris yang diberi nama Benteng Marlborough.

Benteng Marlborough didirikan oleh East India Company (EIC) tahun 1714-1719.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah, Ini Link Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2024

Yakni di bawah pimpinan gubernur Joseph Callet sebagai benteng pertahanan Inggris.

Nama Fort Marlborough ini dipilih untuk mengenang seorang komandan militer Inggris bernama John Churchill yang terkenal sebagai “The First Duke of Marlborough”.

Benteng dengan luas 44,000 m2 ini merupakan benteng terbesar yang pernah dibangun oleh Inggris di Asia Tenggara.

Baca Juga: Fortis Coffee, Kafe Cozy dengan View Danau di Jakarta Pusat, Cocok Untuk Ngopi Santai, Work from Cafe Hingga Bukber

Selain itu, benteng ini juga merupakan benteng terkuat kedua milik Inggris di wilayah timur setelah benteng St. George di Madras, India.

Memiliki desain arsitektur khas Inggris abad ke -17, Benteng Marlboroygh menghadap langsung ke Samudera Hindia.

Benteng ini dikelilingi oleh parit selebar tujuh meter dan jika dilihat dari atas bentuknya mirip seperti kura-kura.

Baca Juga: Safari Ramadan BUMN 2024, PLN & Kementerian BUMN Berikan 1.000 Paket Sembako Murah ke Masyarakat Lombok Tengah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini