Di sana, pengunjung dapat melihat indahnya cahaya surga yang menembus Gua Jomblang.
Pemandangan cahaya matahari yang menyilaukan itu kontras dengan goa yang gelap gulita.
Keindahannya membuat siapa pun yang melihatnya berdecak kagum.
Namun, cahaya surga tersebut tidak bisa dilihat kapan saja, butuh waktu yang pas untuk bisa mendapatkannya, sekitar pukul 10.00 - 12.00 ketika matahari menyinari mulut goa.
Baca Juga: 6 Destinasi Wisata Religi Umat Katolik di Indonesia yang Menjadi Tempat Ziarah Terutama di Hari Raya
Untuk bisa turun ke Goa Jomblang, pengunjung bisa membawa peralatan caving sendiri dan meminta izin kepada pengelola ataupun Kepala Dukuh untuk menyusuri goa.
Jika tidak memiliki peratalan caving, pengunjung bisa menyewa pada pengelola dengan harga sekitar Rp450 ribu - Rp1 juta per orang, sudah termasuk peralatan, pemandu, dan makan siang.
Bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi, akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp3 ribu untuk motor dan Rp5 ribu untuk mobil.
Baca Juga: Hadiri Forum CERAWeek, Ini Strategi Pertumbuhan Ganda Pertamina Untuk Penuhi Energi Nasional
Adapun fasilitas yang disediakan sudah termasuk mushola, kamar mandi/toilet, tempat persinggahan atau penitipan barang di rumah Kepala Dukuh.
Untuk lokasinya, Goa Jomblang terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Jangan lupa abadikan momen ketika mengeksplorasi Goa Jomblang.***