ragam

Susuri Kota Tua Gresik yang Kaya dengan Bangunan Indah Hasil Alkulturasi Budaya

Minggu, 31 Maret 2024 | 13:00 WIB
Penampilan Gresik setelah revitalisasi. Trotoar lebar. Pada sisi jalan dipasang lampu-lampu taman yang cantik. (Instagram/@@bandargrissee via jatimnetwork.com)

Pada abad 1900 ada pengrajin emas bernama Bak Liong.

Baca Juga: Liburan Seru ke Raja Ampat Jawa Timur di Malang Selatan, Pantai Gatra Punya Gugusan Batu Karang Indah dan Bisa Main Kano Juga!

Kulitas kerajinan Bak Liong yang bagus membuat orang berbondong-bondong memesan.

Setelahnya, kampung ini jadi hunian para pengerajin emas. Dari situlah lahir nama Kampung Kemasan.

Bangunan di perkampungan ini seluruhnya tergolong bangunan cagar budaya.

Baca Juga: Hanya Satu Jam dari Surabaya, Kota Ini Menawarkan Beragam Destinasi Wisata Cantik, Salah Satunya Monumen Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk

Umumnya bangunan didirikan sekitar tahun 1900 dengan gaya kombinasi arsitektur Eropa dan China.

Gaya Eropa terlihat pada bentuk bangunan, ornamen dinding, jendela dan pintu yang besar.

Sementara bentuk atapnya mengadaptasi arsitektur China. Begitu pula dengan warnanya yang merah.

Baca Juga: Cita Rasa Makanan Khas Jawa Timur, Pecinta Kuliner Wajib Coba

Rumah-rumah di Kampung Kemasan masih terawat. Ada pula yang masih ditempati.

Kampung Kemasan berada di jalan Nyai Ageng Arem-Arem, Pakelingan Gresik, dekat alun-alun kota.

Banyak orang sengaja datang untuk mencari spot cantik.

Beberapa kali rumah di Kampung Kemasan dijadikan tempat untuk prewedding.***

Halaman:

Tags

Terkini