Di kawasan ini pengunjung bisa melihat Masjid Jami yang didirikan pada tahun 1600.
Lalu ada pula Gardu Suling (Galing) yang berlokasi di jalan Basuki Rachmad.
Gardu ini berfungsi sebagai alat yang memberitahukan masyarakat ketika ada serangan musuh.
Baca Juga: Bekas Tambang Disulap Jadi Tempat Wisata Mirip New Zealand, Lokasinya hanya 1 Jam dari Surabaya
Sisa rumah milik pribumi kaya dan pengusaha Belanda bisa ditemui di sini.
Di jalan Nyai Ageng Arem-Arem ada Gedung Limo yang dulunya gudang menyimpan kulit dan barang lainnya.
Di dekat gedung berdiri bangunan Gajah Mungkur yang didirikan H Djaelan bin Oemar tahun 1898.
Baca Juga: DAMRI Dukung Trans Jatim Jadi Layanan Aglomerasi Perkotaan di Jawa Timur
Di sampingnya lagi berderet rumah kuno yang dimiliki sejumlah orang terpandang yang pernah hidup di Gresik.
Ada rumah keluarga HM Ekram bin HM Haroen, rumah Tiang Bo, dan rumah H Aboe.
Kebanyakan dari mereka adalah pengusaha kaya pada zamannya.
Baca Juga: Rekomendasi 3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi Saat Berlibur ke Jawa Timur
Kampung Kemasan
Salah satu yang menarik dari Kota Tua Gresik adalah Kampung Kemasan.
Dinamakan seperti itu karena kampung ini dikenal sebagai tempat pengrajin emas.
Artikel Terkait
6 Kota Tua di Indonesia yang Memesona, Tujuan Wisata yang Cocok untuk Bernostalgia
Tidak Usah Malu-malu Berfoto Selfie Kalau ke Kota Tua Jakarta, Banyak Sudut Cantik dan Instagramable
Kota Lama Semarang, Jejak Sejarah di Tengah Kehidupan Modern
Wisata ke Masa Lalu ke Kawasan-kawasan Kota Tua di Berbagai Wilayah di Indonesia, Ada Banyak Peninggalan Kolonial
Jalan-jalan ke Bandung, Rekomendasi 4 Tempat yang Wajib Disinggahi Saat Wisata di Kawasan Braga