Kabar BUMN - Sudah mulai dijual sejak puluhan tahun lalu. Cita rasanya tetap sama dengan masakan pertamanya.
Penjaja gudeg ini tidak pernah ditinggalkan pelanggan lamanya. Dan selalu mendapati pecintanya yang baru.
Jika ditanya, tempat makan gudeg favorit di Yogyakarta, kemungkinan besar keempat penjaga gudeg ini jawabannya.
Baca Juga: Pesona Ribuan Lampu dan Lampion Penuh Warna dengan Beragam Bentuk di Taman Pelangi, Yogyakarta
1. Gudeg Yu Djum
Bisa dibilang Gudeg Yu Djum salah satu gudeg paling legendaris di Yogyakarta.
Penggemarnya tidak hanya warga lokal tapi juga berasal dari luar kota.
Buka sejak tahun 1950, Gudeg Yu Djum sebatas warung gudeg kecil di Plengkung Selatan.
Baca Juga: Duduk-duduk Manis dengan Segelas Kopi di Pinggir Sungai di Wisata Ledok Sambi, Yogyakarta
Keunikan Gudeg Yu Djum, proses pembuatannya masih tradisional dengan menggunakan tungku api.
Gudegnya kering dengan rasa sangat manis. Tersedia porsi besar yang dijual dalam besek atau kendil.
Harga Gudeg Yu Djum berkisar antara Rp17.000 sampai Rp40.000.
Ada dua lokasi toko, yaitu Gudeg Yu Djum Pusat di Mbarek dan Gudeg Yu Djum di Wijilan 167.
Baca Juga: Hanya Satu Jam dari Yogyakarta, Kulon Progo Tidak Malu-malu lagi Menampakkan Kecantikan Alamnya
2. Gudeg Permata
Gudeg Permata didirikan 1961 oleh Samiyem Pujo Sukarno. Saat ini dilanjutkan anaknya, Sri Sunarti.
Dinamakan Gudeg Permata karena dulu lokasinya dekat Bioskop Permata.