Seperti donut framboise dengan isian raspberry cream cheese.
Donut prosciutto yang isinya cacahan buah zaitun dipadukan prosciutto di parma (sejenis daging ham).
Baca Juga: Kuliner Khas Osaka, Jepang, Mudah Ditemukan Bahkan di Tenda Kaki Lima
Menu lain yang juga jadi favorit donat dengan isian custard, cokelat, dan lemon.
Kantong dan boks I'm Donut? sengaja dibuat catchy. Warnanya putih dengan tanda tanya yang besar.
Ketika dijinjing mampu menarik perhatian orang yang melihatnya.
Baca Juga: Selain Macha, Ini Beragam Rasa yang Aslinya dari Jepang dan Kini Sudah Mendunia
Antrean panjang
I'm Donut? tidak membuka banyak cabang. Ini juga yang menjadi strategi bisnisnya.
Walaupun sudah viral, gerainya masih tetap lima, karenanya antreannya terus mengular.
Sebaiknya datang pagi hari agar kebagian. Rata-rata orang mengantre selama 20- 60 menit.
Baca Juga: Deretan Kuliner Ekstrem dari Jepang, Ada yang Bisa Menyebabkan Kematian
Apalagi sejak viral, yang antre tidak hanya orang Jepang tetapi juga turis.
Mereka juga tidak akan menambah stok donut. Begitu sudah habis, toko langsung ditutup.
Saat ini I'm Donut sudah punya lima cabang yaitu di Shibuya, Fukuoka, Harajuku, dan Omotesando.
Baca Juga: 7 Jenis Roti Khas Jepang yang Lebih Afdol Dibeli Langsung di Bakery di Negeri Sakura Itu. Oishii!
Lokasi I'm Donut? yang cukup strategis di Tokyo-to, Meguro, Kamimeguro 1-22-10. Buka jam 09.00-19.00.
Lalu di Shibuya dengan alamat 150-0001, Shibuya City, Jingumae, 1 Chome-14-24. Buka jam 10.00-20.00.***