Bangunannya seperti kedai tua yang terbuat dari dinding kayu.
Pada dindingnya digantung gambar-gambar yang lucu.
Tersedia dipan untuk duduk bersila dan ada pula bangku kayu.
Di sekelilingnya ditumbuhi pohon rimbun dan tanaman merambah.
Tamu boleh menggambar pada kertas yang tersedia dan akan digantungkan pada dinding.
Baca Juga: Pesona Ribuan Lampu dan Lampion Penuh Warna dengan Beragam Bentuk di Taman Pelangi, Yogyakarta
Hasil racikan sendiri
Semua minuman rempah yang disediakan Wiratea Spices Bar hasil racikan sendiri.
Ada dua jenis yang digunakan yaitu model kristalisasi atau bubuk dan rempah kering.
Semua rempah didapatkan dari Pasar Petanahan atau beli dari sepupu atau tetangga.
Baca Juga: Duduk-duduk Manis dengan Segelas Kopi di Pinggir Sungai di Wisata Ledok Sambi, Yogyakarta
Gula kelapanya organik dari Kebumen.
Menu minuman di Wiratea Spices Bar kreasi Fattah dan ibunya yang pernah berjualan jamu gendong.
Dia dan timnya kemudian mengolah sejumlah ramuan untuk menciptakan resep minuman yang lezat.