Pasar terapung Damnoen Saduk umurnya sudah 100 tahun.
Baca Juga: Ko Panyi, Kampung Terapung Muslim Keturunan Jawa di Thailand
Semua penjual di sini meletakkan barang dagangan di dalam perahu.
Sebagian besar barang di Damnoen Saduk adalah sayuran dan buah-buahan.
Ada pula penjual makanan kecil yang bisa untuk menu sarapan atau camilan.
Baca Juga: Ragam Kuliner Thailand yang Halal, Kelezatannya Tidak Kalah dari yang Non Halal
3. Jemaa el-Fna
Pasar tradisional dengan terbuka ini berada di kawasan Kota Tua Marrakesh, Maroko.
Pagi hingga siang hari tempat ini menjual sayuran, buah-buahan dan kebutuhan sehari-hari penduduk Maroko.
Kadang ada pula atraksi unik seperti pawang ular.
Baca Juga: Masjid-masjid Megah di Eropa, Selain Beribadah Juga Bisa Berwisata ke Sini
Menjelang malam, Jemaa el-Fna berubah jadi tempat kuliner yang luar biasa.
Di sini pengunjung bisa menikmati kuliner khas Maroko dan Arab. Mulai dari kebab, tajines, dan pastri.
Jemaa el-Fna salah satu dari pasar tradisional yang masuk dalam situs warisan dunia dilindungi oleh UNESCO.
Baca Juga: 6 Menu Berbuka Puasa Khas Timur Tengah, Bercita Rasa Manis dan Kaya Rempah