3. Diperkenalkan Melalui Tradisi Merantau
Rendang tak hanya dinikmati di tanah Minang, tetapi juga menemani perjalanan para perantau Minangkabau.
Tradisi merantau yang kuat mendorong mereka membawa rendang sebagai bekal, karena hidangan ini tahan lama dan kaya energi.
Dahulu, perjalanan jauh melalui sungai dan laut menyulitkan perantau mendapatkan makanan, sehingga mereka membawa rendang.
Rendang tahan lama dan bisa dibungkus menggunakan daun pisang maupun di dalam toples.
4. Ragam Varian Rasa
Di kampung rendang yakni Sumatera Barat, kamu dapat menemukan berbagai varian rasa rendang yang memanjakan lidah.
Dari rendang pedas, manis, gurih, hingga cita rasa unik lainnya.
Keanekaragaman ini menunjukkan kekayaan kuliner Minangkabau dan kemampuan para pengolah rendang dalam berinovasi.
5. Warisan Budaya dari Leluhur
Rendang memiliki sejarah panjang dan erat kaitannya dengan budaya Minangkabau.
Dahulu, rendang merupakan hidangan istimewa yang disajikan untuk kaum bangsawan.
Hal ini dikarenakan bahan daging kerbau yang mahal dan proses pembuatannya yang memerlukan ketelitian dan waktu.