Kabar BUMN - Rendang, hidangan daging berbumbu rempah khas Sumatera Barat, belakangan ini kembali menjadi perbincangan hangat.
Rendang menjadi satu di antara hidangan yang banyak diolah saat perayaan hari besar, seperti Idul Fitri dan Idul Adha.
Terlebih, sebentar lagi akan memasuki momen Idul Adha 2024. Rendang bisa menjadi pilihan yang menarik untuk olahan daging kurban.
Lebih dari sekadar kelezatannya, rendang menyimpan fakta menarik yang mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi Minangkabau. Berikut beberapa di antaranya:
1. Diambil dari Kata Randang
Nama rendang berasal dari kata Randang. Nama ini diambil dari cara memasak daging rendang, yakni "merandang".
Merandang memiliki arti menggosongkan santan menggunakan api kecil hingga menghitam.
2. Dimasak Berjam-jam untuk Cita Rasa yang Sempurna
Memasak rendang bukanlah proses yang singkat.
Dibutuhkan waktu berjam-jam untuk mengolah daging dan bumbu rempahnya, menghasilkan tekstur empuk dan rasa yang meresap sempurna.
Tradisi memasak rendang ini mencerminkan kesabaran dan ketelitian masyarakat Minangkabau dalam menghasilkan hidangan terbaik.
Baca Juga: KAI Kecam Aksi Pelemparan Batu ke KA Pasundan, Jerat Pidana Penjara Seumur Hidup Menanti Pelaku
Artikel Terkait
Qurban Sehat Kimia Farma Bagikan 3.500 Kaleng Rendang ke Seluruh Indonesia
Makna dan Filosofi Rendang Khas Lebaran yang Jarang Diketahui
Sat Set Jadi, Berikut Resep Rendang Praktis Pakai Bumbu Instan
Pernah Dinobatkan Jadi Makanan Paling Lezat di Dunia, Rendang Memiliki Filosofi yang Unik, Simak Sejarahnya
Simpan untuk Idul Adha Nanti, 10 Ide Resep Daging Kurban Selain Sate dan Rendang