ragam

4 Kampung Tertua di Flores, Tidak Terkikis Perubahan Zaman Meskipun Telah Berumur 1.200 Tahun

Rabu, 19 Juni 2024 | 08:30 WIB
Desa Adat Wae Rebo dikelola masyarakat adat ini memiliki hak untuk mengurus wilayahnya sesuai dengan adat istiadat yang berlaku ratusan tahun lalu. (indonesia.travel)

Lokasinya di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 12.000 mdpl sehingga udaranya sangat dingin.

Kampung Wa Rebo berada di Desa Satar Lenda, Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai NTT.

Baca Juga: Wisata ke Kampung Di Atas Awan Wae Rebo, Desa Adat yang Tak Tergoyahkan Dengan Modernisasi

Untuk mencapai tempat ini orang harus berjalan kaki selama 3-4 jam dari Desa Denge.

Kampung ini masih mempertahankan bentuk rumah adat berbentuk kerucut yang terbuat dari daun lontar.

Berdiri 7 rumah adat yang diberi nama Mbaru Niang.

Di tempat ini listrik hanya bekerja dari jam 18.00-22.00 dan belum ada jangkauan seluler.

Baca Juga: 4 Desa Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi, Ada yang Mendapatkan Julukan Desa Kaki Langit

Kampung Bena masih mempertahankan bangunan megalitikum. (indonesiakaya.com)

3. Kampung Bena
Kampung ini masih mempertahankan bangunan megalitikum.

Lokasinya di Bajawa, Flores. Dari Labuan Bajo ke Bajawa membutuhkan waktu 7-8 jam dengan mobil.

Kampung Bena diperkirakan sudah berumur 1.200 tahun.

Baca Juga: Eksplorasi Keindahan Labuan Bajo, Berikut 10 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Di bagian tengah kampung ada batuan besar yang disebut nga'du dan bhaga.

Ini adalah simbol leluhur masyarakat Kampung Bena dan tempat digelarnya upacara adat.

Penduduk setempat umumnya bekerja sebagai peladang. Mereka memproduksi kopi dan vanila.

Halaman:

Tags

Terkini