Kabar BUMN - Saat ini, mayoritas penduduk di Indonesia dipenuhi oleh Gen Z yang mencari pekerjaan. Menteri BUMN, Erick Thohir, melalui laman Instagram pribadinya berbagi mengenai cara jitu berkarier di dunia digital untuk Gen Z.
“Trend pekerjaan yang tumbuh saat ini kebanyakan di bidang digital, seperti Programmer, AI, Digital Marketing, Data Scientist, Data Analytics, dan lainnya,” kata Erick.
Hal ini menunjukkan bahwa banyak pekerjaan yang sudah tidak laku lagi, sehingga membuat Gen Z berbondong-bondong berusaha mencari pekerjaan ke bidang digital.
Berikut adalah cara jitu untuk berkarier di dunia digital bagi Gen Z yang dibeberkan oleh Erick Thohir.
1. Reskilling dan Upskilling
Reskilling dan Upskilling sangat berpengaruh untuk Gen Z. Hal itu dikarenakan, Gen Z harus terus belajar serta meningkatkan kemampuan. Menerima masukan dan kritikan orang lain serta tidak merasa puas atau paling pintar menjadi salah satu kunci.
2. Growth Mindset
Selain itu, Gen Z juga harus memiliki pemikiran yang positif atas kemampuan atau bakat yang dimilikinya.
3. Mengasah diri
Gen Z harus senantiasa mengasah dirinya dengan menambah wawasan dan keterampilan para mahasiswa. Hal ini merupakan bagian 'link and match' antara industri dan institusi pendidikan.
“BUMN telah bekerja sama dengan berbagai universitas, perguruan tinggi, dan program magang bersertifikat untuk membantu memudahkan Gen Z mengasah dirinya,” terangnya.
Erick menambahkan, BUMN juga terus mendorong pembukaan lapangan pekerjaan di tengah terjadinya disrupsi digital dengan mengusung program-program yang dapat mengasah kemampuan generasi muda untuk menjadi tenaga kerja yang berkualitas di era digital.
Nah, bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk sukses berkarier di dunia digital dengan mengikuti tiga cara jitu yang dibeberkan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir? Yuk, kita sama-sama berkarier menjadi canggih dan lebih baik di era digital ini, ya.