ragam

P2P Lending, Alternatif Instrumen Investasi yang Menguntungkan

Jumat, 13 Mei 2022 | 08:10 WIB

Kabar BUMN -  Selain saham dan emas, P2P Lending adalah salah satu alternatif instrumen investasi yang menarik dipilih. Lantas apa itu investasi P2P Lending? Bagaimana cara kerja P2P Lending? Berikut penjelasannya.

Ada banyak pilihan instrumen investasi yang bisa dipilih, salah satunya adalah P2P Lending (Peer-to-Peer Lending). Berbeda dengan instrumen investasi lainnya, P2P Lending adalah instrumen investasi yang menjadikan Anda (lender) sebagai “jembatan” untuk meminjamkan modal kepada peminjam (borrower).

Karena cara kerjanya “meminjamkan uang”, tidak heran jika perkembangan P2P Lending tergolong sangat pesat. Terutama pada masyarakat dan pelaku UMKM yang kesulitan mendapat pinjaman dana untuk mengembangkan bisnis yang dijalankan.

Cara Kerja Investasi P2P Lending 

Cara kerja P2P Lending cukup sederhana. Setiap pengguna (borrower) perlu melakukan registrasi pada perusahaan P2P Lending yang diincar. Nantinya pihak perusahaan akan menganalisis dan memilih borrower yang kayak mendapatkan pinjaman. Apabila lolos kualifikasi, borrower akan ditampilkan pada platform P2P Lending untuk mendapatkan pendanaan dari investor.

Sementara itu, calon lender juga perlu melakukan registrasi sebelum berinvestasi P2P Lending. Setelah berhasil, Anda bisa menganalisa dan memilih calon borrower yang layak mendapatkan bantuan dana. Kemudian lender bisa langsung melakukan pendanaan kepada borrower.

Dalam kurun waktu yang telah disepakati, borrower akan mengembalikan pinjaman beserta bunga yang berlakukan. Dengan begitu, Anda sebagai lender akan menerima pengembalian pinjaman beserta bunga yang telah disepakati di awal pendanaan.

Keuntungan Investasi P2P Lending

Menyediakan layanan pinjaman online yang praktis dan menguntungkan, ternyata banyak manfaat P2P Lending yang jarang diketahui investor pemula. Apa saja itu?

  1. Memberikan return tinggi

Keuntungan menjadi lender dan berinvestasi P2P Lending adalah mendapatkan return tinggi. Tidak main-main, keuntungan yang bisa Anda dapatkan jauh di atas bunga deposito. Jika dirata-rata, return yang didapatkan dari investasi P2P Lending bisa mencapai 18% per tahun. 

  1. Tenor pendek

Daya tarik investasi P2P Lending lainnya adalah bebas memilih tenor atau jangka waktu berinvestasi yang diinginkan. Anda bisa berinvestasi dan meminjamkan dana sesuai kebutuhan, baik dengan tenor pendek maupun tenor panjang. Biasanya tenor pinjaman dimulai dari 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan.

  1. Membantu UMKM 

P2P Lending tidak hanya menjadi wadah Anda untuk investasi dan mendapatkan keuntungan. Melainkan sekaligus membantu pelaku bisnis UMKM dalam mengembangkan usahanya. Tentu saja keuntungan investasi P2P Lending satu ini juga bisa dirasakan langsung oleh borrower atau peminjam.

Adanya bantuan dana yang Anda berikan menjadi angin segar bagi mereka. Para borrower mendapatkan pendanaan usaha dengan mudah, cepat, dan aman. Dengan begitu, bisnis yang dijalankan dapat terus bertahan dan semakin berkembang.

Meskipun cukup menggiurkan, pastikan Anda memilih perusahaan P2P Lending yang aman dan terdaftar OJK. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko terjebak investasi bodong.

 

Terkini