Tanpa Jepang sadari kesempatan ini digunakan untuk berbagi ide soal kemerdekan Indonesia.
Sejumlah materi soal ide-ide kemerdekaan disebarluaskan ke seluruh Indonesia dari Asrama 31.
Baca Juga: 4 Pahlawan dan Tokoh Nasional Asal Betawi yang Namanya Dicantumkan Menjadi Nama Jalan
3. Ide menculik Soekarno
Pemuda-pemuda yang diajarkan Soekarno dan Hatta di Asrama 31 pula yang kemudian menculik kedua tokoh tersebut.
Mereka mendapatkan ide untuk menculik Soekarno dan Hatta dan membawanya Rengasdengklok.
Ini ketidaksabaran Soekarno tidak juga memproklamasikan kemerdekaan.
Para pemuda ingin agar kemerdekaan Indonesia benar-benar lepas dari campur tangan Jepang.
Baca Juga: Jelang 17 Agustus, Yuk Napak Tilas Momen Kemerdekaan Indonesia ke 5 Tempat Ini
4. Markas Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar
Setelah proklamasi kemerdekaan dan Jepang menyerah, gedung ini beberapa kali berganti fungsi.
Gedung ini pernah menjadi markas Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia Jakarta Raya.
Di tahun 1986 -1972, gedung difungsikan untuk tempat kegiatan Veteran Indonesia.
Tahun 1973-1974 gedung alami perbaikan. Dan pada 19 Agustus 1974 gedung ini resmi menjadi Museum Joang 45.
Baca Juga: 17 Agustus, Ini Gunung yang Rutin Menjadi Tujuan Pendaki Memperingati Kemerdekaan Indonesia
5. Jejak perjuangan kemerdekaan
Setelah menjadi museum, ada banyak jejak perjuangan kemerdekaan yang ditampilkan di sini.
Ada pula sejumlah lukisan dan diorama yang mengambarkan masa kemerdekan, orasi Presiden Soekarno.