Kabar BUMN - Kalau orang luar ditanya nama jalan yang paling diingat di Yogyakarta, bisa jadi jawabannya Malioboro.
Di antara jalanan Yogyakarta lainnya, Malioboro nama jalan paling favorit dan terkenal di Yogyakarta.
Orang yang liburan ke kota ini pastinya mampir ke Malioboro.
Belum sepopuler namanya, ini beberapa fakta unik dibalik nama Malioboro.
Baca Juga: Mengulik Sejarah Malioboro yang Kerap Dijuluki Sebagai Pusatnya Oleh-oleh Khas Jogja
1. Dari bahasa sansekerta
Tidak ada catatan khusus kapan jalanan Malioboro dibuka.
Pihak keraton membuka jalan ini untuk acara seremonial dan agar kereta kuda bisa melewatinya.
Nama Malioboro terdengar seperti nama barat tetapi asalnya dari bahasa Sansekerta, malyabhara.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Objek Wisata yang Ada di Dekat Malioboro
Malyabung hara artinya karangan bunga. Ini terkait dengan tradisi keraton di zaman dulu.
Yakni, setiap mengadakan acara besar, sepanjang jalan dipenuhi bunga.
Kawasan Malioboro terdiri atas dua jalan utama yaitu Margo Mulyo dan Margo Utamo.
Ini bagian dari konsep sangkan paraning dumadi, perjalanan manusia sejak bayi hingga dipanggil Sang Pencipta.
Baca Juga: 5 Kuliner Lezat dan Murah di Sekitar Kawasan Malioboro, Jangan Takut Digetok Harga!
2. Sentra ekonomi
Tahun 1870 perekonomian Yogyakarta mulai berkembang sejalan undang-undang agraria.