Meskipun tidak sebesar Benteng Belgica, Benteng Nassau memiliki nilai sejarah yang tinggi sebagai saksi pertempuran sengit antara Belanda dan bangsa-bangsa lain yang ingin menguasai Banda.
Di dalamnya, pengunjung dapat menemukan reruntuhan yang masih terjaga dan merasakan atmosfer masa kolonial yang kental.
3. Rumah Budaya Banda: Melihat Banda Lewat Mata Masa Lalu
Rumah Budaya Banda adalah museum kecil namun kaya informasi yang terletak di jantung Banda Neira.
Di museum ini, Anda bisa menemukan berbagai artefak, peta kuno, dan dokumentasi yang menggambarkan kehidupan di Banda pada masa kolonial.
Museum ini juga memiliki koleksi benda-benda bersejarah seperti peralatan perdagangan rempah dan senjata peninggalan Belanda.
Mengunjungi Rumah Budaya Banda memberikan wawasan mendalam tentang sejarah Banda Neira sebagai pusat perdagangan rempah dunia dan peran pentingnya dalam sejarah global.
4. Istana Mini: Jejak Sultan dan Gubernur
Istana Mini, yang juga dikenal sebagai Rumah Gubernur, merupakan salah satu bangunan tertua di Banda Neira.
Bangunan ini dulunya adalah kediaman resmi gubernur kolonial Belanda dan juga menjadi tempat tinggal Sultan Tidore saat berkunjung ke Banda.
Dengan arsitektur khas kolonial dan pemandangan yang indah ke arah laut, Istana Mini adalah saksi dari interaksi antara penguasa lokal dan pemerintah kolonial.
Di sini, Anda bisa merasakan bagaimana kehidupan para pemimpin pada masa lalu, lengkap dengan perabotan klasik yang masih terawat.
Baca Juga: Mirip di Banda Neira, Padahal Wisata Danau yang Punya Pemandangan Spektakuler Ini Ada di Wonosobo