Basilica of San Petronio dibangun untuk mengenang Santo Petronius.
Gereja dibangun tahun 1390 pada areal seluas 132 meter persegi.
Gereja berdiri tegak tetapi halaman depannya tidak pernah selesai sampai sekarang.
Baca Juga: Isinya Bisa Membuat Orang Ternganga Heran, Ini 5 Museum Paling Unik di Seluruh Dunia
Di pelataran gereja rencananya dibangun 2 pilar dan kubah tapi terabaikan karena desainnya dianggap terlalu sulit.
Akhirnya halaman luas tersebut dibiarkan begitu saja.
Pemerintah kemudian menambahkan batu putih untuk menambal bolong-bolongnya.
Warnanya terlihat kontras dengan batu bata merah yang sudah dipasang ratusan tahun lalu.***