Kastel sekaligus benteng
Lokasi kastel dipilih di bekas kuil Ishiyama Hongaji yang dihancurkan Oda Nobunaga.
Kastel tidak hanya sebagai tempat tinggal tapi juga sebagai benteng pertahanan.
Kastel dibangun di atas bukit dan untuk mencapai ke sana harus sedikit mendaki.
Baca Juga: Kuliner Khas Osaka, Jepang, Mudah Ditemukan Bahkan di Tenda Kaki Lima
Sebelum tiba di bangunan utama harus melewati beberapa gerbang dan dinding berbatu yang tebal.
Terobsesi dengan emas, Hideyoshi menghiasi seluruh bagian kastel dengan ornamen emas.
Sejumlah ukiran dan patung emas menghiasi kastel. Misalnya, patung ikan, burung phoenix, dan ukiran macan.
Baca Juga: 4 Restoran Ramen Halal di Osaka, Jepang, Rasa Tetap Otentik dan Tentu Lezat
Sempat terbakar
Walaupun sudah dibangun dengan batu yang kokoh bukan berarti kastel tahan serangan.
Setelah Toyotomi Hideyoshi meninggal, pasukan Tokugawa berusaha menyerang kastel.
Sempat mengalami kerusakan, kastel dibangun lagi oleh Tokugawa Hidetada.
Baca Juga: 5 Kota kecil di Sekitar Osaka yang Suasana Jepang Tradisionalnya Masih Sangat Kental
Sayangnya terjadi kebakaran akibat terkena petir tahun 1655 dan terbengkalai sampai abad 19-an.
Kastel Osaka baru direnovasi lagi tahun 1931.
Pada Perang Dunia II terkena bom, tetapi bangunan kastel tidak rusak dan terjaga hingga sekarang.