Uniknya, di perairan dangkal, cabang terumbu karang tumbuh panjang.
Tapi di perairan dalam, cabang terumbu karangnya semakin pendek.
Baca Juga: Dukung Pembangunan Keberlanjutan, Bank Mandiri Tanam 1.000 Terumbu Karang di Bangsring Underwater
Sekilas bentuk montipora aquituberculata seperti jamur kuping yang berkumpul.
Warnanya bervariasi antara cokelat, merah muda, biru, dan hijau, di bagian ujung warnanya semakin muda.
Selain di Indonesia, terumbu karang ini juga tumbuh di Filipina, Jepang, dan Madagaskar.
3. Sidesatra sidereal
Sepintas terumbu karang ini bentuknya seperti batu besar bulat. Warnanya cokelat atau abu-abu.
Terumbu karang ini bisa membentuk koloni yang tersebar sampai beberapa meter.
Terumbu karang ini tumbuh di perairan yang jernih dan bebas polusi.
Selain di Indonesia, Sidesastra sidereal bisa ditemukan juga di perairan laut Karibia.
Baca Juga: Aksi Nyata untuk Laut: Polairud Babel dan PT Timah Lakukan Transplantasi Terumbu Karang
4. Galaxea fascicularis
Terumbu karang cantik dan mirip rumbai-rumbai ini bisa ditemukan di perairan berkedalaman 3-15 meter.
Koloninya berbentuk seperti bantal dan bisa mencapai ukuran 5 meter.
Uniknya di siang hari terumbu karang yang banyak ditemukan di perairan Papua ini punya tentakel.
Selain di Indonesia, bisa juga ditemukan di Filipina dan Australia.***