ragam

Tenggelam dalam Kehangatan dan Keberagaman Sup Lezat Khas Indonesia

Selasa, 3 Desember 2024 | 11:30 WIB
Sup buntut di Indonesia konon dipopulerkan Hotel Borobudur di tahun 1970an. (blog.tokowahab.com)

Baca Juga: Daftar Kuliner Indonesia yang Cocok jadi Branding untuk Menjamu Turis Luar Negeri

Setelah itu dicampur dengan wortel, kentang, dan seledri.

Bumbu yang digunakan antara lain bawang merah, bawang putig, cengkeh dan kayu manis.

Sup tunjang selalu dinikmati dengan sambal cabai hijau.

Baca Juga: 5 Penganan Berbahan Dasar Kelapa dari Beberapa Daerah di Indonesia, Rasanya Khas Nusantara Banget

Sup ikan holat dari Tapanuli yang menggunakan balakka atau rotan muda. (pariwisataindonesia.id)

3. Sup ikan holat
Sup ikan holat berasal dari Tapanuli. Dalam bahasa Batak, holat artinya kelat atau sepat.

Rasa ini didapat dari batang pohon balakka atau rotan muda yang digunakan di masakan.

Balakka digunakan dengan cara diserut tipis. Setelah itu disiram dengan kuah.

Baca Juga: Beragam Jenis Serabi di Indonesia, Tidak Hanya Ditemukan di Pulau Jawa Saja

Kuah itu sebelumnya telah diberi bumbu bawang merah, andaliman, dan cabai rawit.

Penyajiannya, kuah disiramkan pada serutan batang pohon balakka dan ikan yang sudah dipanggang.

Biasanya ikan yang digunakan adalah nila atau ikan mas.

Baca Juga: Banyak Disangka Francishe dari Luar Negeri, Gerai Makanan-Minuman ini Asli Produksi Indonesia

4. Sup kimlo
Sup yang berasal dari Palembang ini mendapat pengaruh kuat dari kuliner Tionghoa.

Halaman:

Tags

Terkini