ragam

Reog Ponorogo Masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Begini Fakta-Faktanya

Minggu, 8 Desember 2024 | 07:00 WIB
Singo Barong menjadi daya tarik utama pertunjukan Reog Ponorogo. (mtsnfkemuning.blogspot.com)

Baca Juga: DAMRI Buka Rute Baru, Ponorogo – Tangerang via Jakarta

Pertunjukan Reog Ponorogo identik dengan unsur magis. (Wikipedia/SERGEANTPICTURE)

Pertunjukan ini dibawakan orang yang mengenakan Singo Barong atau kepala raksasa berbentuk kepala singa.

Adegan yang ditampilkan Singo Barong tidak ada aturan khusus.

Singo Barong menari sambil interaksi dengan pemain, dalang, dan penonton.

Semakin sering interaksi dengan penonton, semakin seru juga pertunjukan reog ini.

Baca Juga: Semarak Pra Olimpiade Paris 2024, PLN Tampilkan Reog Ponorogo di Exhibition Pencak Silat

Topeng 50 kilogram
Salah satu daya tarik dari Reog Ponorogo adalah penampilan Singo Barong.

Penari ini menggunakan kepala bentuk singa dengan mahkota dari bulu merak.

Berat topeng mencapai 50-60 kilo.

Topeng dipakai penari dengan dikaitkan pada giginya.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat-tempat Wisata Menarik di Ponorogo yang Wajib Dikunjungi

Kemampuan ini butuh latihan berat disertai dengan latihan spiritual seperti meditasi dan puasa.

Ada unsur magis juga dari penampilan Singo Barong.

Penampilan Singo Barong sangat menguras energi.

Karenanya dalam satu pertunjukan Reog Ponorogo, penarinya bisa lebih dari satu dan ditarikan secara bergantian.***

Halaman:

Tags

Terkini