Kabar BUMN - Pandangan dan filosofi yang berbeda antar generasi turut memengaruhi perilaku, termasuk soal traveling.
Di masa ini kebanyakan pelancong di dunia didominasi generasi atau Gen Z dan Milenial.
Kedua generasi ini memiliki kecenderungan lebih banyak berlibur dibandingkan generasi sebelumnya.
Baca Juga: 4 Tren Traveling Tahun 2025, Ada yang Dimulai di Tahun 2024 dan Masih Berlanjut
Walaupun demikian, baik Gen Z dan Milenial punya gaya traveling berbeda.
Website loyalty program dari Hotel Marriott Internasional, melakukan survey gaya traveling keduanya.
Di temukan perbedaan karakter traveling Gen Z dan Milenial selama tahun 2024.
Baca Juga: Cobalah Upayakan Traveling dengan Sedikit Sampah, Ini Langkah yang Bisa Dilakukan
Minimal setahun dua kali
Bagi Gen Z dan Milenial, traveling sangat penting. Rata-rata mereka traveling sedikitnya dua kali setahun.
Nyaris 91% dari mereka merencanakan jumlah traveling yang sama tahun depan. Kalau bisa lebih.
Bagi kedua generasi ini traveling dipandang sebagai bagian dari gaya hidup yang harus dipenuhi.
Mereka rela mengurangi budget lifestyle lain, seperti makan di luar, belanja dan ngopi demi bisa liburan.
Tujuan alternatif
Adanya overtourism jelas mencemaskan semua orang yang liburan.