ragam

Mengenal Sejarah dan Bangunan Candi Gedong Songo, Destinasi Idaman di Semarang

Jumat, 13 Desember 2024 | 14:00 WIB
Candi Gedongsongo (ratunyatravel.com)

Setelah penemuannya, pemerintah Belanda memulai pemugaran pertama pada tahun 1928-1929.

Baca Juga: Hanya Ada di Jepang, Aneka Jajanan Unik dari Negeri Sakura Ini Cocok Dijadikan Oleh-Oleh

Pemugaran kedua dilakukan oleh pemerintah Indonesia pada 1972-1982, memastikan candi tetap terjaga hingga kini.

Kompleks Bangunan yang Unik

Kompleks Candi Gedong Songo terdiri dari lima lokasi candi yang tersebar di ketinggian berbeda.

Baca Juga: Perbaikan Prasarana Berkelanjutan, KAI Wujudkan Transportasi Kereta Api Andal

  • Candi I terletak di ketinggian 1.208 mdpl, dengan puncak yang telah rusak namun masih menyimpan simbol yoni.
  • Candi II berada di 1.297 mdpl dengan bangunan utama yang utuh, ditemani candi perwara di depannya.
  • Candi III memiliki tiga bangunan utuh dan dihiasi stupa serta makara berbentuk kepala gajah.
  • Candi IV terletak di 1.295 mdpl, dikelilingi oleh reruntuhan candi.
  • Candi V, yang tertinggi di 1.308 mdpl, menampilkan satu bangunan utuh dan beberapa reruntuhan.

Fungsi dan Makna Candi bagi Umat Hindu

Candi Gedong Songo dulunya menjadi tempat pemujaan para dewa.

Baca Juga: ANTARA Buka Lowongan Magang BUMN untuk Posisi Programmer .NET, Simak Kualifikasi dan Cara Daftarnya

Lokasinya di pegunungan mencerminkan keyakinan umat Hindu bahwa tempat tinggi merupakan kediaman para dewa.

Dengan beribadah di tempat yang tinggi, mereka merasa lebih dekat dengan kahyangan.

Selain itu, kehadiran arca seperti Siwa Mahakala dan Ganesha memperkuat fungsi religius candi ini.

Baca Juga: Berdayakan Desa Embawang, PTBA Latih Warga Olah Madu dan Tangani Hama

Candi Gedong Songo bukan hanya situs bersejarah, tetapi juga surga bagi pecinta alam.

Perpaduan sejarah, arsitektur, dan keindahan alam menjadikannya tujuan wisata yang tak terlupakan.

Halaman:

Tags

Terkini