ragam

Ragam Kuliner Khas Imlek dan Makna Filosofis di Baliknya

Selasa, 7 Januari 2025 | 09:45 WIB
Kue keranjang atau nian gao perlambang keberuntungan dan kemakmuran setiap tahun. (lottemart.co.id)

Baca Juga: Atraksi Barongsai hingga Bagi-bagi Kue Keranjang Jadi Cara Angkasa Pura Airports Meriahkan Tahun Baru Imlek di 15 Bandara

7. Kue Mangkok: Pembawa Keberuntungan

Kue mangkok bertekstur lembut dan berbentuk mekar menjadi lambang keberuntungan.

Hidangan ini sering disajikan sebagai doa agar kebahagiaan dan rezeki selalu “mekar” dalam kehidupan.

Baca Juga: Libur Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek, Volume Penumpang KAI Bandara Meningkat 20% Dibandingkan Kondisi Normal

8. Yee Sang: Salad Kemakmuran

Yee Sang, atau salad keberuntungan, terdiri dari sayuran, ikan, dan bumbu khas.

Dalam tradisinya, saat menyantap hidangan ini, sumpit harus diangkat tinggi-tinggi sambil diaduk bersama keluarga, sebagai simbol doa agar kemakmuran dan keberuntungan terus mengalir.

Baca Juga: Whoosh Angkut 92 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Imlek dan Isra Miraj, Didominasi Penumpang Kelas Premium Economy

Ragam kuliner khas Imlek bukan sekadar makanan, tetapi cerminan doa dan harapan baik untuk keluarga dan kehidupan.

Dengan menikmati setiap hidangan ini, masyarakat Tionghoa tidak hanya merayakan tahun baru, tetapi juga mengikat erat nilai-nilai tradisi dan kebersamaan yang penuh makna.

Selamat Tahun Baru Imlek! Semoga kebahagiaan, kemakmuran, dan keberuntungan senantiasa menyertai.***

Halaman:

Tags

Terkini