ragam

Hati-hati Terhadap Modus Penipuan yang Sering Terjadi Saat Berlibur di Thailand

Senin, 3 Februari 2025 | 21:00 WIB
Modus penipuan di tuktuk, supir menawarkan perjalanan ke satu tempat wisata atau belanja, dan mengharuskan penumpangnya membeli di situ, tujuannya agar mendapat komisi. (Pexels/Ingo)

2. Sumbangan tipuan
Modusnya, sekelompok orang datang meminta sumbangan bagi yayasan atau pasien dengan penyakit mematikan.

Mereka sampai menunjukkan gambar-gambar yang menyedihkan untuk menimbulkan simpati.

Ini kebanyakan merupakan penipuan. Jangan pernah mendonasikan uang atas dasar rasa kasihan.

Kalau mau gunakan saja yayasan resmi yang sudah diakui pemerintah setempat.

Baca Juga: 6 Jajanan Tradisional Populer Thailand Versi Taste Atlas yang Mudah Ditemukan di Kaki Lima di Bangkok

3. Penipuan mata uang
Penipuan ini rata-rata terjadi di tempat penukaran valas atau money changer kecil di tempat wisata.

Modusnya, memberikan nilai tukar dengan harga yang terlalu tinggi.

Bisa juga memberikan uang kertas yang sudah terlalu tua atau robek.

Baca Juga: Go Global! Ini Panduan Berburu Durian di Thailand yang Dinobatkan Sebagai Surganya Durian Kelas Dunia

Modus lainnya menghitung uang di kalkulator secara cepat, lalu memberi jumlah uang lebih sedikit.

Sebaiknya ketika menukar uang cari money changer yang resmi.

Sebelum menukar uang pun hitung baik-baik nilai tukar di hari itu.

Lebih bagus lagi, tukar saja semua uang di Indonesia sebelum berangkat.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Unik yang Wajib Dicoba Saat Berlibur ke Thailand

4. Penipuan uang kembalian
Turis sering tidak hafal dengan mata uang Bath.

Halaman:

Tags

Terkini