Kabar BUMN - Tempat wisata yang populer, selain dipenuhi turis, biasanya juga diramaikan pihak-pihak yang berniat jahat.
Karena fokus dengan liburannya, tidak sedikit turis yang tidak menyadari sedang menjadi target penjahat tersebut.
Terlebih karena modus kejahatan yang digunakan kadang tidak terduga-duga.
Tidak hanya pencopetan, penipuan di tempat wisata ini muncul dalam beragam bentuk.
Baca Juga: 5 Negara yang Paling Banyak Pencopet di Kawasan Wisatanya, Sebagian Besar di Eropa
1. Penukaran uang
Tidak amannya menukar mata uang di tempat tidak resmi adalah kemungkinan diberi uang palsu.
Penipuan lainnya diberikan uang dalam jumlah berbeda. Ini sering terjadi pada turis asing.
Turis tidak hafal bentuk lembaran uang kertas di negara lain, apalagi bila warna dan bentuknya mirip.
Hindari ini dengan menukarkan uang di tempat yang bisa dipercaya.
Baca Juga: Waspada Penipuan Berkedok QRIS Palsu, BRI Imbau Masyarakat Jaga Keamanan Transaksi Lewat BRIMerchant
2. Petisi palsu
Penipuan dengan model petisi palsu sangat sering terjadi di Eropa.
Turis didekati seseorang yang meminta tanda tangan untuk petisi.
Biasanya mereka mengaku dari yayasan anak yatim atau hal lain yang menimbulkan rasa iba.
Setelahnya turis akan ditodong sejumlah uang dengan alasan menyumbang.
Baca Juga: 5 Modus Penipuan dan Pecopetan yang Paling Sering Terjadi di Paris
Artikel Terkait
6 Aturan Penting Saat Traveling Dengan Teman Agar Tidak Sampai Muncul Konflik
Mengabadikan Momen Solo Traveling, Berikut Tips Mengambil Foto Diri Sendiri Tanpa Bantuan Orang Lain
Tips Mengatur Pengeluaran Saat Traveling, Pilah-Pilih yang Harus Dihemat dan Boleh Dihamburkan
Jangan Sampai Menyesal! Tips Memilih Airbnb Terbaik saat Traveling
Pahami Aturan Traveling ke Luar Negeri Ini agar Tidak Sampai Melakukannya Lalu Kena Masalah dan Dideportasi