Kabar BUMN - Saat bulan Ramadan, makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka sangat berpengaruh pada kondisi tubuh.
Salah satu menu favorit yang sering hadir di meja makan adalah gorengan.
Namun, ternyata mengonsumsi gorengan di waktu sahur dan berbuka tidak disarankan karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Baca Juga: Selain Kurma, Coba 4 Takjil Ini untuk Buka Puasa yang Lebih Sehat
1. Membuat Tubuh Mudah Lemas saat Puasa
Gorengan memiliki kandungan natrium dan karbohidrat yang tinggi, yang bisa menyebabkan tubuh cepat kehilangan energi.
Selain itu, makanan ini juga dapat memicu dehidrasi, sehingga kamu akan merasa lebih cepat haus dan lelah saat menjalankan puasa. Menghindari gorengan saat sahur dapat membantu tubuh tetap segar dan bertenaga sepanjang hari.
Baca Juga: Puasa Tanpa Lemas dan Lesu, Ini Beberapa Cara yang Harus Dilakukan
2. Mengandung Akrilamida yang Berbahaya
Saat makanan berbasis tepung seperti tahu goreng, bakwan, dan kentang goreng dimasak pada suhu tinggi, terbentuk zat bernama akrilamida.
Zat ini dikaitkan dengan risiko berbagai penyakit seperti kanker, gangguan ginjal, serta kanker endometrium dan ovarium.
Baca Juga: Tutup Tahun 2024, Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Cetak Kinerja Baik HSSE
Semakin sering mengonsumsi makanan yang mengandung akrilamida, semakin tinggi risiko kesehatan yang bisa dialami.
3. Pilihan Makanan Sehat sebagai Alternatif
Untuk menjaga kesehatan selama puasa, sebaiknya pilih makanan yang lebih sehat dan bergizi.
Baca Juga: Lawang Sewu Buka Acara Bukber Ramadhan, Lengkap dengan Undian Menginap Gratis!
Buah-buahan, sayuran, serta makanan yang dipanggang atau direbus bisa menjadi alternatif yang lebih baik. Dengan pola makan yang sehat, tubuh akan lebih bugar dan kuat dalam menjalani ibadah puasa.