Kabar BUMN - Banyak orang mengira Aceh yang menjadi pusat perkembangan pertama Islam di Indonesia.
Tetapi, sesungguhnya titik pertamanya di Barus, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Barus termasuk salah satu kota tertua di Indonesia. Posisinya di Pantai Barat Sumatra.
Posisinya itu membuatnya sering disinggahi pedagang, termasuk dari Gujarat, yang membawa agama Islam.
Baca Juga: Perkaya Pengetahuan Sejarah Agama, Ini Rekomendasi Museum Islam di Indonesia
Ada sejumlah catatan sejarah yang membuktikan Barus menjadi titik nol penyebaran Islam di Nusantara.
Sejumlah catatan literatur kuno Arab, India dan Tamil dan Tiongkok pun banyak menyebutkan nama Barus.
Barus bahkan tertera dalam peta kuno yang dibuat Claudus Ptolomeus dari Alexandria Mesir.
Berikut tempat-tempat yang bisa dikunjungi di Barus terkait dengan sejarah perkembangan Islam.
Baca Juga: Daftar Destinasi Wisata Religi di Demak: Jejak Spiritual dan Sejarah Islam
1. Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara
Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara dibangun untuk pengingat awal sejarah Islam di Nusantara.
Tugu ini dibangun berdasarkan catatan yang menegaskan Barus sebagai kota pertama perkembangan Islam.
Dalam catatan pedagang itu juga disebutkan, Barus menjual komoditi kapur barus dan kemenyan.