ragam

Sudah Berumur Lebih dari 30 Tahun? Ternyata, Perlu Mengurangi Konsumsi Nasi Putih Lho. Pelan-pelan Saja.

Rabu, 10 Mei 2023 | 07:00 WIB
Seporsi kecil nasi putih dengan banyak sayur dan buah-buahan. (Pexels)

Kabar BUMN - Siapa yang tidak suka nasi putih mengepul dan pulen. Dimakan dengan lauk apa pun kalau nasinya panas pasti akan menambah napsu makan.

Namun, nasi putih memiliki kalori yang sangat tinggi. Bila setiap hari dikonsumsi, terutama bila Anda sudah berumur di atas 30 tahun, tidaklah baik untuk kesehatan.

Untuk menjaga kesehatan sebaiknya perlahan mulai mengurangi konsumsi nasi putih. Tidak perlu dihapuskan sama sekali, karena bagaimana pun makanan yang nikmat bisa membuat orang bahagia. Ini penting bukan bagi kesehatan mental?

Baca Juga: Awas! Kebiasaan saat Mandi Ini Justru Bisa Merusak Kesehatan Kulit, Begini Kata Ahli


Ada beberapa cara dan alternatif yang bisa dipilih untuk mengurangi konsumsi nasi putih.

1. Porsi kecil
Orang Jepang dikenal sebagai bangsa yang tingkat obesitasnya rendah. Padahal mereka juga mengkonsumsi nasi putih seperti orang Indonesia. Rahasia mereka adalah porsi makanan. Mereka memakan nasi putih dalam porsi kecil, hanya semangkuk saja.

Anda bisa meniru apa yang dilakukan orang Jepang. Saat makan, porsi nasi putih cukup sedikit. Agar perut tetap kenyang perbanyak porsi protein, sayur dan buah-buahan.

Baca Juga: Lowongan Kerja Bank BRI Untuk Lulusan D3, Simak Kualifikasi Pendaftaran yang Masih Buka hingga 14 Mei 2023

2. Nasi merah
Sejak kecil orang Indonesia sudah terbiasa makan nasi. Rasanya perut akan tetap lapar kalau tidak diisi nasi. Sebagai ganti nasi putih, pilih saja nasi merah. Kandungan gizinya lebih tinggi dan lebih sehat dibandingkan nasi putih.

Ada beberapa orang yang mengeluhkan nasi merah tidak senikmati nasi putih. Ini sangat tergantung dari cara memasaknya. Agar nasi merah pulen, rendam dulu beras selama 30 menit sebelum dimasak di rice cooker.

Bila belum terbiasa mengkonsumsi nasi merah, bisa dicampur dengan nasi putih. Ketika masak, campurkan beras merah dengan beras putih dengan perbandingan 1:1

Baca Juga: Apa Core Value yang Jadi Tahapan Tes BUMN? Ini Definisi hingga Panduan Perilaku yang Harus Dimiliki Pelamar

3.Beras hitam
Selain beras merah, sekarang beras hitam mulai dikenal di kalangan pecinta gaya hidup sehat. Beras hitam termasuk dalam kelompok oryza sativa L. Bulir berasnya yang utuh membuat dia memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan beras putih.

Beras hitam tekturnya lengket, padat, dan rasanya gurih. Selain itu, beras hitam kaya vitamin dan mineral yaitu vitamin E, B1, B2, B3, B6, zinc, magnesium dan fosfor.

Halaman:

Tags

Terkini