2. Kabul
Masjid Indonesia di Kabul, Afganistan, lokasinya di kompleks Indonesia Islamic Center.
Nama masjid ini resminya bernama Masjid As-Salam yang artinya perdamaian.
Pembangunan masjid sudah direncanakan sejak 2010 tapi baru dilaksanakan tahun 2012.
Baca Juga: Selain Mekkah, Ini Rekomendasi Tempat Wisata Sekaligus Belajar Sejarah Islam
Masjid ini mampu menampung 2.500 jemaat.
Masjid tidak hanya digunakan warga Indonesia, tapi juga warga lokal di 4 distrik di sekitar masjid.
Selain masjid, kompleks Indonesia Islamic Centre sangat lengkap.
Tempat ini dilengkapi dengan area untuk belajar agama Islam, perpustakaan dan poliklinik.
Baca Juga: Langkah Awal Kebangkitan, Indofarma Mengawali 2025 dengan Ekspor Perdana ke Afganistan
3. Los Angeles
Masjid Indonesia di Los Angeles diberi nama Masjid At-Thohir.
Lokasinya di downtown, dan uniknya, masjid ini dulunya adalah bangunan gereja.
Bangunan tua itu milik komunitas gereja Samoa yang kemudian dibeli dan diperbaiki.
Baca Juga: Fakta Sejarah Capitol Rotunda, Tempat Pelatikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Dana pembangunannya didapat dari donasi warga Indonesia di LA dan sumbangan satu keluarga Indonesia.
Masjid At-Thohir terdiri dari 3 lantai.
Selain tempat ibadah, juga ada ruang madrasah, pendidikan anak-anak, dan ruang serba guna.
Masjid juga dijadikan sebagai tempat aktivitas sosial warga Indonesia di Los Angeles.