Para pemimpin organisasi Islam melihat perayaan Idul Fitri sangat tepat untuk melakukan sungkem.
Karena esensinya adalah bermaaf-maafan.
Kemudian, para pemimpin organisasi mempraktekan tindakan yang sama.
Baca Juga: 10 Twibbon Bertema Idul Fitri 2025, Pilih Desain Bingkai Foto Sesuai dengan Selera
Anggota organisasi melakukan sungkem pada pemimpin agama setempat.
Tradisi ini kemudian dipraktekkan juga para anggota dan orang-orang Jawa di rumahnya.
Dari situlah tradisi sungkem terus dipertahankan di keluarga Jawa hingga sekarang.
Tidak hanya saat Lebaran
Kebanyakkan orang hanya tahu kalau sungkem dilakukan saat Idul Fitri saja.
Sebenarnya sungkem juga dilakukan pada peristiwa penting lainnya. Yaitu, saat seorang anak menikah.
Dalam adat Jawa, setelah siraman, kedua mempelai akan melakukan sungkem ke orang tua.
Selain doa restu, sungkem juga dimaksudkan untuk meminta pengampunan atas perbuatannya selama menjadi anak.***