ragam

Sekarang Banyak Dicari Orang, Siapa Sangka Kuliner khas Yogyakarta Ini Dulu Dianggap Ndeso

Senin, 14 April 2025 | 08:30 WIB
Sate kere khas Pasar Beringharjo. (smol.id)

Mangut lele bisa ditemukan di sejumlah rumah makan di Yogyakarta. Harganya Rp22.000 per porsi.

Baca Juga: 4 Angkringan Populer dan Legendaris di Yogyakarta, Tidak Pernah Sepi

3. Wedang uwuh
Dalam bahasa Jawa, uwuh artinya sampah.

Disebut sampah karena racikan minuman ini terbuat daun-daun yang mirip seperti sampah.

Seperti kayu manis, daun pala, sereh, jahe dan beragam rempah lainnya. Rasanya pedas dan manis.

Wedang uwuh berkhasiat menurunkan kolesterol, mencegah perut kembung dan meredakan nyeri.

Baca Juga: Sarapan di Tempat Makan di Yogyakarta dengan Hidangan Tradisional Penghangat Jiwa

Telor goreng crispy (jadilaper.com)

4. Telor goreng cripsy
Menu ini terbuat dari telur yang dikocok dan digoreng di minyak panas sampai mekar dan gurih.

Kadang ditambahkan irisan daun bawang atau sedikit kol.

Ukurannya yang besar ini sangat memuaskan bila dimakan dengan nasi panas dan sedikit sayuran.

Telur biasanya digoreng dadakan ketika baru dipesan. Satu porsi tidak lebih dari Rp10.000 saja.

Baca Juga: 4 Hutan Pinus Terbaik di Yogyakarta untuk Menenangkan Pikiran, Tawarkan Suasana Magical Saat Musim Hujan

5. Tiwul
Dulunya tiwul merupakan pengganti beras karena masyarakat setempat tidak mampu membelinya.

Tiwul terbuat dari singkong kering ditumbuk. Setelah itu dikukus sehingga menjadi gumpalan seperti nasi.

Sekarang tiwul sudah naik kelas dan menjadi pilihan masyarakat pencinta gaya hidup sehat.

Mereka mengganti nasi yang memiliki karbohidrat tinggi dengan tiwul.***

Halaman:

Tags

Terkini