Kabar BUMN - Bali kembali memancarkan auranya lewat perayaan Hari Raya Galungan yang jatuh pada hari ini, Rabu, 23 April 2025.
Perayaan yang datang setiap 210 hari ini tak hanya menjadi ajang spiritual bagi umat Hindu, tapi juga suguhan budaya yang memesona mata wisatawan.
Dari penjor yang menjulang anggun di sepanjang jalan hingga tradisi berkumpul bersama keluarga, semuanya menambah kehangatan suasana.
Rangkaian Tradisi Setelah Galungan
Perayaan tidak berhenti di Hari Galungan saja. Sehari setelahnya, umat Hindu melanjutkan suasana suka cita dalam tradisi Umanis Galungan yang jatuh pada Kamis, 24 April 2025.
Hari ini biasanya digunakan untuk mengunjungi keluarga dan kerabat sebagai bentuk silaturahmi.
Baca Juga: Lokasinya di Bekasi, Tapi Tempat Makan Legendaris Ini Sajikan Kuliner yang Autentik Betawi
Kemudian, pada Jumat, 2 Mei 2025, umat mempersiapkan diri untuk Penampahan Kuningan, yaitu hari persiapan menjelang puncak Hari Raya Kuningan yang akan dirayakan pada Sabtu, 3 Mei 2025.
Penjor: Simbol Keindahan dan Spiritualitas
Tak bisa dilewatkan dari perayaan Galungan adalah kehadiran penjor, tiang bambu tinggi yang dihias dengan janur, hasil bumi, serta kain kuning atau putih.
Penjor ini tidak hanya simbol keagamaan, tapi juga menjadi panorama unik yang menarik perhatian para wisatawan.
Jalan-jalan di Bali pun terlihat semakin indah dengan deretan penjor yang menciptakan suasana magis dan penuh makna.