Kabar BUMN - Di antara desa wisata Bali yang rata-rata penduduknya petani, warga Desa Perancak banyak jadi nelayan.
Di Desa Perancak bisa disaksikan warga yang memproses ikan bedetan, yang menjadi ciri khas desa.
Atau berkunjung ke konservasi penyu dan wisata religi ke Pura Gede Perancak.
Baca Juga: Bali Perketat Aturan Wisatawan Asing, Ini yang Harus Kamu Tahu!
Kampung nelayan
Desa Perancak berlokasi di Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali.
Jaraknya 11 kilometer atau 20 menit dari pusat kota Negara. Dari Denpasar 2,5-3 jam perjalanan.
Desa ini letaknya di pesisir pantai barat pulau Bali dan merupakan kampung nelayan.
Sebagian besar rumah penduduk masih tradisional. Beberapa disewakan untuk homestay.
Baca Juga: Pulang Liburan Semakin Berilmu, Ini Beragam Workshop di Bali untuk Memperkaya Keahlian
Rumah penduduk sangat dekat dengan Pantai Perancak. Cukup jalan kaki untuk ke pinggir pantai.
Di saat matahari terbenam, akan tampak perahu-perahu nelayan siap melaut.
Atau ke hutan bakau di dekat pantai. Bisa dengan berjalan atau menyusuri dengan perahu nelayan.
Komoditi ikan pedetan
Desa Perancak terkenal dengan komoditi ikan pedetan. Ikan yang digunakan dari jenis lemuru.
Artikel Terkait
Jelajah Kekayaan Alam dan Budaya Unik di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo, Bisa Turut Menjaga Kelestarian Lingkungannya
Desa Adat Bubohu, Pesantren Alam dan Tempat Belajar Sejarah Kerajaan Gorontalo
4 Desa Wisata di Sumba yang Masuk Daftar Destinasi Asia Terbaik 2025 Versi Time Out
Buat Valentine Jadi Lebih Spesial, Kreasi Seni Bareng Pasangan di Desa Seni Ganara!
Penawaran Lengkap Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo, dari Pemandangan Alam, Kekayaan Budaya, dan Keahlian Penduduk
Terombang-ambing Arus Sungai Desa Wisata Sindangkasih, River Tubing yang Bikin Nagih di Garut!